BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS
Powered By Blogger

Selasa, 25 Mei 2010

Ladang Puisi


Kupu-kupu yang Menawan

diPandang boleh diSentuh Jangan


Kusaksikan seekor Kupu-Kupu
Di depan kamarKu
bersayap hitam terukir warna warni
indah menawan
Mengepakkan sayapnya
Menyinggahi Kuntum-kuntum Bunga

Saat itu
Rasanya, Inginku
Menghampirinya
Menjangkaunya
Menyentuhnya
Membelainya
Merasakan kelembutannya

Namun
Sesaat aku Tersadar
Semua itu Tak mungkin Ku lakukan
Kupu-kupu yang kusaksikan ini
Dia Takkan ingin ku hampiri, kusentuh, ataupun ku belai
Karena Dia tak ingin diganggu menikmati dunianya

Aku juga sadari
Sayap-sayapnya begitu Rapuh
bila kusentuh mungkin akan patah
Sehingga ke elokan sayapnya tak bisa ku kagumi lagi
Dan diapun akan merana dan mati

Kupu-kupu yang menawan
Aku Urungkan Niatku
Aku hanya akan memandangmu dari kejauhan
Aku tak ingin melihatmu sengsara karena Aku

Kupu-kupuKu
Dipandang boleh di Sentuh Jangan


(Kapalo koto Padang)
14 Mei 2010 jam 12:17


0 komentar: