BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS
Powered By Blogger

Selasa, 25 Mei 2010

Ladang Puisi

Rangkaian baitku




Begitu Indahnya
Ukiran kata2 yang di ungkapkan untukku...
Begitu berkesan
Kenangan yg tertinggal dalam ruang rindu...
Begitu mempesona
Setiap bait2 yang tertorehkan saat mengenangmu...
Ternyata begitu berharganya
Pelajaran yg kau tunjukkan padaku..

***

Berpadu rindu dalam sepi...
Bercampur rasa dalam kalbu...
Bergolak marah dalam benci.....
Buat apa itu semua, klo hanya buat menyakiti raga

Biarkan hari ini hati bertahta kepiluan...
Biarkan hari ini air mata mengalir...
Biarkan hari ini wajah muram membisu...
Biarkan hari ini lentera hati meredup...
( cukup hari ini saja..jangan berlanjut untuk hari Esok )

Andai Ke Ikhlasan Terpati dalam hati....
Semua Persoalan ... kan mudah di lalui.......

Ladang Puisi

Facebook

Facebook
Bersamamu beberapa waktu terakhir ini

Sungguh Menyenangkan...
Membuat hidupku lebih berwarna
Saat sedih melanda bisa ku leraikan..
Saat Gembira menyelinap bisa ku bagikan
Saat Perasaan Aneh datang menggoda..
Dengan mudah bisa kugoreskan semua dalam ruang
yang tak membutuhkan tinta

Facebook

Bersamamu aku jadi bisa mengenal Teman2
Yang Nun jauh disana..
Sebelumnya tiada kenal mengenal
Sekarang dirasa begitu Akrabnya...
Tak ada MAlu2, sungkan2 dalam setiap dialog yg tercipta
Hanya pesanku..TAtakrama harus tetap terjaga

Facebook
Adakalanya ku menyaksikan
kejanggalan2 di sebagian teman2ku
kejanggalan ini ga berlaku di dunia nyata...
Ada yang bikin hari ini Menikah...
Besoknya di bikin Tunangan...
Adalagi yang mengaku sudah menikah
Di Fb mengaku lajang
Hanya senyuman ..membuyarkan TAnya

Facebook.
Ya....sudahlah...
di sini Kita Hanya tempat bersenda gurau
dan berbagi cerita...
Jangan diambil serius ..semua guyonan yang ada...
Agar penat pikiran ..
terlupa sejenak dalam buayan ..
komentar dan status2 teman2
Klo teman Berbagi Ilmu
kita terima dengan lapang dada.
klo ada kritik dan saran
kita kaji bersama
Ambil yang baik
Acuhkan yang buruk


Ladang Puisi

Mampukah


Himpitan Masalah yang mendera silih beganti
Mampukah Menguatkan Imanku
Atau aku akan terpuruk dalam kemiskinan Iman


Mampukah aku hadapi Ujian ini
Ujian keikhlasan...
Ujian Ketulusan...
Ujian Kesyukuran Atas semua Nikmat-Mu


Aku sadari...
Setiap pribadi selalu di hampiri godaan yang menguji...
Ku akan terus berharap dan berusaha...
Semoga aku mampu bersikap tulus,ikhlas, syukur dan tawakal....
Semoga Bisikkan, rayuan yang di hembuskan si durjana dalam hati ini.....
tak memudarkan niat ku menjadi sholeha.....amin



(Kapalo koto Padang)
14 Mei 2010 jam 11:20

Ladang Puisi


Kupu-kupu yang Menawan

diPandang boleh diSentuh Jangan


Kusaksikan seekor Kupu-Kupu
Di depan kamarKu
bersayap hitam terukir warna warni
indah menawan
Mengepakkan sayapnya
Menyinggahi Kuntum-kuntum Bunga

Saat itu
Rasanya, Inginku
Menghampirinya
Menjangkaunya
Menyentuhnya
Membelainya
Merasakan kelembutannya

Namun
Sesaat aku Tersadar
Semua itu Tak mungkin Ku lakukan
Kupu-kupu yang kusaksikan ini
Dia Takkan ingin ku hampiri, kusentuh, ataupun ku belai
Karena Dia tak ingin diganggu menikmati dunianya

Aku juga sadari
Sayap-sayapnya begitu Rapuh
bila kusentuh mungkin akan patah
Sehingga ke elokan sayapnya tak bisa ku kagumi lagi
Dan diapun akan merana dan mati

Kupu-kupu yang menawan
Aku Urungkan Niatku
Aku hanya akan memandangmu dari kejauhan
Aku tak ingin melihatmu sengsara karena Aku

Kupu-kupuKu
Dipandang boleh di Sentuh Jangan


(Kapalo koto Padang)
14 Mei 2010 jam 12:17