Kemudian Pak Tani mengambil 2 batang ranting membentuknya seperti tanda tambah dan setiap ujungnya dilumuri dengan getah karet. Setelah selesai merawat timun yang tersisa, Pak Tanipun pulang ke rumahnya.
Menjelang senja (hari sudah agak mulai gelap) terlihatlah Si Kancil berlari-lari dari dalam hutan dan kembali mengunjungi kebun Timun Pak Tani.
“hm..dari tadi aku cari makan di hutan, aku tidak menemukan buah-buahan yang jatuh dari pohon “ujar Si Kancil ( maklumlah kan Si kancil Ga bisa manjat pohon )
Untung aku ingat tadi pagi aku mampir ke kebun Timun ini, klo tidak semalaman aku akan Kelaparan…Si kancilpun tersenyum-senyum membayangkan perutnya akan segera penuh makanan (Timun)
Si Kancilpun mulai mendekati Timun yang mau di santapnya…
Namun dia kaget melihat ada yang berdiri di dekat kebun Timun.
“hey…kamu siapa, mau ikut mengambil Timunku ya (tidak ada jawaban)
Oww…kamu nantang aku ya”
Lalu Si Kancil yang “Sok Jago berkelahi” langsung aja meninju dan menendang benda yang tadi siang di buat Pak Tani. Akhirnya Si Kancil yang suka mencuri ini tertangkap oleh jebakan Pak Tani
Ayo Sekarang Nyanyi…( Biasanya kePonakan ku langsung menyanyikan lagu ini )
Si Kancil Anak Nakal, Suka Mencuri Timun,
Ayo Lekas Di kejar, Jangan Diberi Ampun
Si Kancil Anak Nakal, Suka Mencuri Timun,
Ayo Lekas Di tangkap, Jangan Diberi Ampun (kira-kira liriknya kayak begini ya…)
Ceritanya belum selesai
Nah ini kelanjutannya..
Semalaman Si Kancil menangisi perbuatannya, di dalam hati dia berjanji tidak mau mencuri Timun lagi “ Ya Allah, Bebaskanlah aku dari perangkap ini, aku tidak mau Esok hari Pak Tani menangkap aku, klo aku tertangkap Pak Tani akan memakan aku seperti aku memakan timun-timunnya….hhuhuuh sambil menangis, Aku janji bila aku bebas aku tidak akan mencuri lagi.
Esok harinya datanglah Pak Tani ke Kebun Timunnya, melihat Si Kancil di Perangkap yang dibuatnya untuk pencuri timun.
“ oh…ternyata kamu ya…Kancil yang memakan timun-timunku kemaren…aku makan juga kamu kancil…”ujar Pak Tani,
Dalam hati sikancil sangat ketakutan ( Si Kancil yang masih menempel di perangkap itu, tapi dia pura-pura mati, dia diam saja)
Melihat Si Kancil yang tidak bergerak-gerak, Pak Tani pun mengira Si Kancil ini sudah mati,
Kemudian Pak Tani melepaskan tubuh Si Kancil dari perangkapnya dan meletakkannya di luar kebun Timunnya. Pak Tani pun melanjutkan kembali merawat timun-timunnya. Si kancil yang tadi pura-pura mati segera bangkit, segera berlari ke hutan.
Sesampai di tengah hutan Si Kancil Terjatuh ke dalam Lobang ( kasihan ya Si Kancil…)
Kelanjutan Kisah Kancil Ini Nanti di lanjutin lagi….ya..
Menjelang senja (hari sudah agak mulai gelap) terlihatlah Si Kancil berlari-lari dari dalam hutan dan kembali mengunjungi kebun Timun Pak Tani.
“hm..dari tadi aku cari makan di hutan, aku tidak menemukan buah-buahan yang jatuh dari pohon “ujar Si Kancil ( maklumlah kan Si kancil Ga bisa manjat pohon )
Untung aku ingat tadi pagi aku mampir ke kebun Timun ini, klo tidak semalaman aku akan Kelaparan…Si kancilpun tersenyum-senyum membayangkan perutnya akan segera penuh makanan (Timun)
Si Kancilpun mulai mendekati Timun yang mau di santapnya…
Namun dia kaget melihat ada yang berdiri di dekat kebun Timun.
“hey…kamu siapa, mau ikut mengambil Timunku ya (tidak ada jawaban)
Oww…kamu nantang aku ya”
Lalu Si Kancil yang “Sok Jago berkelahi” langsung aja meninju dan menendang benda yang tadi siang di buat Pak Tani. Akhirnya Si Kancil yang suka mencuri ini tertangkap oleh jebakan Pak Tani
Ayo Sekarang Nyanyi…( Biasanya kePonakan ku langsung menyanyikan lagu ini )
Si Kancil Anak Nakal, Suka Mencuri Timun,
Ayo Lekas Di kejar, Jangan Diberi Ampun
Si Kancil Anak Nakal, Suka Mencuri Timun,
Ayo Lekas Di tangkap, Jangan Diberi Ampun (kira-kira liriknya kayak begini ya…)
Ceritanya belum selesai
Nah ini kelanjutannya..
Semalaman Si Kancil menangisi perbuatannya, di dalam hati dia berjanji tidak mau mencuri Timun lagi “ Ya Allah, Bebaskanlah aku dari perangkap ini, aku tidak mau Esok hari Pak Tani menangkap aku, klo aku tertangkap Pak Tani akan memakan aku seperti aku memakan timun-timunnya….hhuhuuh sambil menangis, Aku janji bila aku bebas aku tidak akan mencuri lagi.
Esok harinya datanglah Pak Tani ke Kebun Timunnya, melihat Si Kancil di Perangkap yang dibuatnya untuk pencuri timun.
“ oh…ternyata kamu ya…Kancil yang memakan timun-timunku kemaren…aku makan juga kamu kancil…”ujar Pak Tani,
Dalam hati sikancil sangat ketakutan ( Si Kancil yang masih menempel di perangkap itu, tapi dia pura-pura mati, dia diam saja)
Melihat Si Kancil yang tidak bergerak-gerak, Pak Tani pun mengira Si Kancil ini sudah mati,
Kemudian Pak Tani melepaskan tubuh Si Kancil dari perangkapnya dan meletakkannya di luar kebun Timunnya. Pak Tani pun melanjutkan kembali merawat timun-timunnya. Si kancil yang tadi pura-pura mati segera bangkit, segera berlari ke hutan.
Sesampai di tengah hutan Si Kancil Terjatuh ke dalam Lobang ( kasihan ya Si Kancil…)
Kelanjutan Kisah Kancil Ini Nanti di lanjutin lagi….ya..
Bersambung di Cerita Si Kancil Selanjutnya


0 komentar:
Posting Komentar